Advertise

Video Mesum Siswi SMP, Indikasi Lemahnya Pengawasan Anak

WONOSARI (KRjogja.com) - Beredarnya video porno melibatkan Ra salah satu siswi SMP negeri di Kecamatan Patuk, Gunungkidul merupakan sebuah indikasi lemahnya pengawasan terhadap anak. Mengantisipasi agar kasus tidak terulang, Dinas pendidikan Pemuda Dan Olah Raga (Disdikpora) meminta seluruh komponen masyarakat meningkatkan pengawasan baik di lingkungan sekolah maupun kegiatan di luar sekolah.


“Kami prihatin atas kejadian itu dan hal ini tentu merupakan sebuah tantangan kita bersama untuk lebih mengedepankan pengawasan terhadap anak-anak. Terjadinya peredaran pornografi seperti ini tentu saja tidak datang secara tiba-tiba. Tetapi melalui berbagai media dan kebebasan dalam pemanfaatan waktu yang tidak terkontrol. Perkembangan Informasi Teknologi (IT) sekarang ini memang tidak bisa terbendung. Tetapi kaitannya dengan pengendalian moral harus dilakukan sejak dini dan hal ini merupakan salah satu antisipasi agar kasus seperti ini tidak terulang,” ungkap Kepala Disdikpora Gunungkidul Drs Sudodo MM KRjogja.com di Wonosari Jumat (6/5).

Terpisah Ketua Dewan Pendidikan Gunungkidul Drs Andang Suhartanto MSi menambahkan, mensikapi maraknya pornografi sekarang ini agar tidak hanya disikapi dengan statmen bersifat slogan. Tetapi harus dilakukan dengan tindakan nyata oleh seluruh komponen untuk bisa bersinergi melakukan berbagai antisipasi. Pertama perlunya peningkatan pengawasan melalui tri logi pendidikan lingkungan, keluarga dan sekolah. “ Dalam hal ini tujuan yang akan dicapai sekolah jangan semata-mata mengejar target kelulusan, tetapi juga harus dibarengi dengan pengawasan, bimbingan dengan melibatkan berbagai unsur. Beredarnya video porno melibatkan siswi SMP merupakan pukulan bagi seluruh pihak, keluarga, masyarakat juga pihak sekolah,” imbuhnya.


Terkait perkembangan kasus ini, diharapkan kepolisian dapat mengusutnya secara tuntas. Karena pelakunya melibatkan anak sekolah dan masih dibawah umur semua dilakukan secara hati-hati. Untuk sementara pelaku prianya, yang diketahui sebagai oknum pelajar sebuah SMA di Gunungkidul juga sudah dimintai keterangan. “ Kita sudah lakukan investigasi dan kasus ini ditangani Satreskrim Polres Gunungkidul,” terang Kapolres AKBP Asep Nalaludin SIK MSi. (Bmp)





Translate Using Google Translate May Need Grammar Correction


Pornographic Video Girls Junior High, Indication Child Weak Supervision


Wonosari (KRjogja.com) - circulation of pornographic video involving a female student Ra Junior High School in District Patuk, Gunungkidul is an indication of weak supervision of children. In anticipation for the case do not recur, the Office of Education Youth and Sports (Disdikpora) asking all community members to increase supervision both within the school and activities outside of school.


"We are concerned by the incident and this certainly is a challenge to put forward our joint supervision of the children. The occurrence of the circulation of pornography such as this certainly does not come suddenly. But through various media and freedom in the use of time that are not controlled. Development of Information Technology (IT) nowadays, it can not be unstoppable. But the relation of moral control should be done early and this is one of anticipation for cases like this do not happen again, "said Chief Disdikpora Gunungkidul Sudodo Drs MM KRjogja.com in Wonosari Friday (6 / 5).


Separate Chairman of the Board of Education Gunungkidul Drs Andang Suhartanto MSI adds, mensikapi rampant pornography right now to not only be addressed by statmen slogan. But it should be done with concrete actions by all components can work together to perform a variety of anticipation. First the need for increased surveillance through tri logy environmental education, family and school. "In this case the goal 'schools do not merely pursue the target of graduation, but also should be coupled with supervision, guidance with the involvement of various elements. The circulation of pornographic videos involving junior high school student was a blow for all parties, families, society is also the school, "he added.


Related developments of this case, it is expected the police to investigate thoroughly. Because the perpetrators involve children under the age of school and still all be done carefully. For a while her male perpetrator, who is known as a high school student actors in Gunungkidul also been questioning. "We've done an investigation and the case is handled Satreskrim Gunungkidul police station," explained police chief AKBP Nalaludin Asep SIK MSi.

0 Response to "Video Mesum Siswi SMP, Indikasi Lemahnya Pengawasan Anak"